Wednesday, December 9, 2015

Kisah Inspiratif Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan




sukses
Salam sejahtera PalComsTer, apa kabar semuanya? Pada artikel kali ini saya (Yanti) akan berbagi semangat dengan kalian yakni dengan memberikan kisah inspiratif mengubah kegagalan menjadi sebuah kesuksesan. Kegagalan dalam hidup ini merupakan hal yang tidak bisa dihindari, tapi kita sebagai manusia tentu bisa bangkit lagi dan mencoba hingga kata berhasil itu terwujud. Tetap berfikir positif dan hadapi apapun yang terjadi merupakan salah satu yang harus dilakukan, selain itu ada beberapa kisah inspiratif tentang cara mengubah kegagalan menjadi kesuksesan seperti berikut.
  1. Mencoba lagi
Perbedaan orang sukses dan yang gagal terletak pada caranya menyikapi kegagalan. Salah satu cara yang dilakukan oleh orang yang berhasil adalah berani mencoba lagi setiap kali mengalami kegagalan. Andaikan Philip Reis mencoba sekali lagi, maka penemu telepon itu bukanlah Alexander Graham Bell yang sudah kita kenal. Philip Reis menemukan bahwa not dan nada musik dapat melewati dawai. Andaikan ia mencobanya sekali lagi, dan menemukan bahwa suara juga dapat melewati dawai, maka ia akan dinobatkan sebagai penemu telepon dan menjadi terkenal seperti Alexander Graham Bell.
  1. Memanfaatkan Kegagalan
Soichiro Honda harus keluar dari sekolah pada usia 15 tahun karena tidak mampu. Dia harus menjadi baby sitter dari pemilik bengkel sebelum menjadi mekanik ketika piston berbentuk cincin ditolak oleh Toyota dan ditertawakan oleh para teknisi. Setelah bertahan dua tahun dan memperbaiki kelemahan piston tersebut, akhirnya Toyota menerimanya. Bahkan ketika pabriknya dibom dua kali dan dihancurkan oleh gempa bumi yang dahsyat, ia tetap menerima kemalangan dan tetap berkeinginan untuk memiliki pabrik. Kini, Honda Corporation memiliki lebih dari 100.000 orang di Amerika dan Jepang, dan membawahi 43 perusahaan di 28 negara. Soichiro Honda belajar dari kegagalan dan memanfaatkan serta mengubahnya menjadi kesuksesan.
  1. Melakukan koreksi dan memperbaiki diri
Banyak orang ketika mengalami kegagalan dalam hal apapun cenderung menyalahkan lingkungannya dan semua yang berhubungan dengan kegagalan tersebut. Kita lebih sering menyalahkan orang lain daripada melakukan koreksi diri dan memperbaiki kesalahan yang kita lakukan. Kemungkinan dengan bekerja kerasa kita mencoba untuk bangkit kembali. Kegagalan bisa menjadi pelajaran berharga untuk melihat sisi positifnya. Steve jobs, ketika terdepak dari Chief Executive Officer (CEO) Apple, tidak menyalahkan lingkungan perusahaan yang ikut didirikannya. “Kerahkan segala daya, dirikan perusahaan baru yang lebih canggih,” kata Steve Jobs. Ia mendirikan perusahaan NeXTStep Inc. Lelaki itu hanya lulusan Homestead High Schooldi Cupertino, Klaifornia. Jobs hanya bertahan satu semester di College Oregon. Di samping itu, Steve Jobs membeli Pixar dari George Lucas pada tahun 1986. Setelah berada ditangan Jobs, studio animasi itu menghasilkan beberapa perangkat lunak antara lain Marionette dan Ringmaster.

No comments:

Post a Comment